Reason of Being “Jomblo”..(Boys Don’t Cry!!)

Following is what i received from my friend….

Assalaamu ‘alaikum, wr.wb.

Menurut data CIA, jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2006 adalah:

https://www.cia.gov/cia/publications/factbook/geos/id.html

245 juta jiwa, atau tepatnya 245.449.739 jiwa, dengan komposisi 122,5 juta jiwa pria (tepatnya 122.527.186 pria) dan 122,9 juta jiwa wanita (122.922.553 wanita). Berarti ada kelebihan jumlah wanita sebanyak hampir 400 ribu oraang (tepatnya 395.367 jiwa).

Q: Asyikkk, ada kelebihan 400 ribu wanita. Boleh dong poligami?

A: Eiittt tunggu dulu. Ternyata komposisi pria dan wanita yang masuk di usia produk sekaligus usia baligh, yakni usia 15-64 tahun adalah sbb:

pria: 80,8 juta jiwa (tepatnya: 80.796.794 jiwa)

wanita: 80,75 juta jiwa (tepatnya: 80.754.238 jiwa).

Justru di usia produktif, jumlah pria lebih banyak 42 ribu jiwa.

Itu berarti andaikan 1 orang pria berpasangan dengan 1 orang wanita, pada usia produktif ini, berarti ada 42 ribu pria yang nge-JOMBLO! Kalau ada pria yang ingin punya pasangan dobel-dobel, itu berarti jumlah para JOMBLOWAN, alias pria yang nge-jomblo akan bertambah banyak. Pria yang masih lajang, ayoo cepetan nikahnya nanti ceweknya keburu digaet orang lho.) Yang mampu bisa gaet dobel-dobel, bagi-bagi yah, kasian tuh 42 ribu pria pada ngejomblo.

Q: Lho, tapi kan katanya tadi jumlah wanita lebih banyak? Piye toh.

A: Ok, kita lihat komposisi penduduk di usia lebih dari 65 tahun.

pria: 5,7 juta jiwa (tepatnya: 5.734.473 jiwa)

wanita: 7,4 juta jiwa (tepatnya: 7.418.773 jiwa).

Ada kelebihan jumlah wanita sebanyak 1,7 juta jiwa di usia ini.

So, yang mau gaet wanita lebih banyak, silahkan. Stok wanita di usia ini masih banyak nih, ada 1,7 juta jiwa. Berminat gak? Lho, ditawarin kok malah malu-malu sih.

Lengkapnya komposisi penduduk kita adalah sbb:

Pria Wanita

0-14 tahun 35.995.919 jiwa 34.749.582 jiwa

15-64 tahun 80.796.794 jiwa 80.754.238 jiwa

> 65 tahun 5.737.473 jiwa 7.418.733 jiwa

Total 122.527.186 jiwa 122.922.553 jiwa

Dari data di atas, kesimpulan yang bisa ditarik antara lain:

  1. Wanita berusia lebih panjang dari pria. Karenanya jumlah wanita di atas usia 65 tahun adalah lebih banyak.
  2. Dalam 14 tahun terakhir lebih banyak bayi pria yang dilahirkan daripada bayi wanita.
  3. Jumlah pria yang “nge-JOMBLO” lebih banyak daripada jumlah wanita, andaikan 1 pria berpasangan dengan 1 wanita.
  4. Tenaga kerja usia produktif kita banyak sekali, ada 161 juta jiwa. Sehingga tak perlu kuatir kekurangan tenaga kerja.
  5. Para manula, tidak perlu kuatir, karena kehidupan mereka ditanggung oleh tenaga usia produktif yang berlimpah.
  6. Jumlah wanita dan pria di Indonesia relatif seimbang. Yakni 49,9% pria dan 50.1% wanita. Anggapan bahwa jumlah wanita nantinya 50x lipat daripada jumlah pria, sampai hari ini belum terbukti.
  7. Kecuali terjadi perang besar, dimana yang bertempur ke medan laga umumnya adalah kaum pria, maka di situ akan terjadi pergeseran komposisi penduduk, dan wanita akan jauh lebih banyak dari pria, namun musykil rasanya kalau persentasenya jadi berbeda jauh. Persentase jauh hanyalah miracle semata.
  8. Minimal, kalau perang, kita banyak tentaranya (yg despret2 karena jomblo), Cuma sayang senjatanya Cuma nekad kali.
  9. Ternyata CIA lebih tau kondisi bangsa kita daripada kita sendiri ^_^
  10. Seperti kata Uztad Zainuddin (Bukan AA Gym)… masih banyak… (kita tau terusannya).

So, kesimpulannya? He he, silahkan dipikir sendiri. Interprestasi orang beda-beda. :)

Balik kerja lagi ahhh.

Wassalaam, wr.wb.

Kasep -not his real name:-

One thought on “Reason of Being “Jomblo”..(Boys Don’t Cry!!)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>